"Kalau keamanan tetap seperti biasa, hanya memang habis kejadian kemarin, petugas patroli yang keliling kami tingkatkan," kata Kepala Customer Relation PGC, Maruli saat ditemui di Mall PGC, Jakarta Timur, Rabu (22/7/2015).
Menurut Maruli, kasus anak hilang dibawa orang ini, memang baru pertama kali terjadi di PGC. Apalagi jika melihat rekaman CCTV, orang tidak akan menduga kalau Sintya diculik.
"Kalau anak terpisah dari orang tua mungkin sering tapi kita bawa di posko sampai orang tua menjemput. Dari CCTV kita juga nggak tahu kalau anak itu hilang diculik dan nggak pulang-pulang soalnya kan nggak ada gelagat penculikan atau tindak paksaan," tuturnya.
Di Mal PGC, sendiri memiliki 350 unit CCTV yang terpasang dan disebar di setiap lantainya. Patroli keliling petugas pun nantinya akan di buat lebih sering lagi berkeliling.
"Ada juga petugas patroli yang keliling, mereka petugas yang mengenakan pakaian safari maupun pakaian bebas. Petugas yang berjaga di podium juga diminta makin jeli untuk mengawasi," tambahnya.
Maruli menambahkan, hingga kini pihak Mal PGC belum menemukan lagi orang yang diduga atau mirip dengan pelaku yang membawa pergi Sintya. Ia berharap pasca kejadian itu orangtua lebih menjaga anak tetap dalam pengawasan.
"Hingga kini belum ada yang diduga atau mirip dengan pelaku. Tapi yang paling utama bagaimana pengunjung yang berbelanja bisa nyaman dan aman. Orang tua juga diminta tetap menjaga anak agar dalam pengawasan. Ini yang kami jaga," ujarnya. Â
Diberitakan sebelumnya, seorang anak benama Sintya Ermawan (6) hilang diculik usai bermain di tempat bermain anak di Mal PGC, Jakarta Timur. Kini Sintya telah kembali ke pangkuan orang tuanya, setelah diantar pulang supir taksi kerumahnya. Hingga kini Polisi masih berusaha mencari tahu siapa pria yang membawa pergi Sintya. (gah/gah)











































