Dalam rangka memperingati ulang tahun seperempat abad ini, Ketua Muda MA bidang TUN, Imam Soebchi menggelar lomba karya tulis ilmiah bagi hakim agung, hakim dan PNS di lingkungan PTUN. Temanya ada tiga yaitu tentang UU Administrasi Pemerintahan, mewujudkan peradilan TUN yang berwibawa atau eksistensi pengadilan pajak.
"Dewan juri terdiri dari hakim agung, hakim tinggi dan hakim tingkat pertama," demikian lansir website MA, Rabu (22/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun semangat reformasi pengadilan malah dinodai pimpinan PTUN dari Sumatera Utara. Tripeni dkk dibekuk KPK karena diduga kuat menerima suap dari pengacara OC Kaligis.
"Namun faktanya justru masyarakat disuguhi tontonan yang bertolak belakang yaitu oknum-oknum hakim PTUN sibuk untuk memperjualbelikan perkara yang ditanganinya dan lupa akan tujuan mulia dibentuknya PTUN dalam suatu negara hukum," kata ahli hukum tata negara Dr Bayu Dwi Anggono.
Lantas apa saja tulisan karya tulis yang dibuat peserta lomba Ultah ke-25 PTUN? Apalah kasus Tripeni dkk menjadi salah satu materi tulisan sebagai momentum mengembalikan marwah PTUN? (asp/nrl)











































