Masyarakat yang datang mulai dari orang tua, muda, anak-anak, antre untuk bersalaman dengan Sri Sultan HB X, Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta tersebut. Sri Sultan HB X didampingi oleh permaisuri GKR Hemas dan juga Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam ke IX. Sri Paduka Pakualam nampak duduk di kursi karena usia.
Salah seorang warga, Siswo Wiyarto (80) menyatakan datang sejak pagi agar bisa bersalaman lebih dulu. Ia berjalan kaki dari kelurahan Gowongan ke Kepatihan. Baginya, bisa syawalan dengan Raja Keraton adalah sesuatu yang selalu diinginkan setiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga lain, Sastro Utomo (78) juga merasakan hal yang sama setelah bersalaman dengan Sri Sultan HB X. Ia berdoa agar selalu diberikan kesehatan dan ketentraman dalam hidupnya. Setiap tahun ia mengaku selalu mengikutinya untuk bisa bersalaman dengan Sultan.
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY, Iswanto mengatakan pada acara open house ini disajikan aneka macam makanan tradisional. Seperti aneka jenang, nasi liwet, bakso, soto, dan lain-lain. Open house terbuka untuk semua kalangan masyarakat dari masyarakat umum, pejabat dan lainya. Open house digelar bersamaan dengan masuknya para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DI Yogyakarta, setelah menjalani libur panjang cuti bersama
Diperkirakan ada ada 4.000 warga yang datang dalam acara open house ini. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 itu akan berlangsung sampai jam 12.00 siang. (rul/rul)











































