Jokowi Minta Kejaksaan Agung Evaluasi dan Koreksi Kinerja

Jokowi Minta Kejaksaan Agung Evaluasi dan Koreksi Kinerja

Herianto Batubara - detikNews
Rabu, 22 Jul 2015 08:56 WIB
Jokowi Minta Kejaksaan Agung Evaluasi dan Koreksi Kinerja
Foto: Mega Putra
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia meminta Kejagung mengevaluasi kinerja demi perbaikan.

Jokowi menyampaikan hal itu saat menjadi inspektur upacara di lapangan upacara Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Hasanudin No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015) pagi. Acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 ini mengambil tema 'Tingkatkan Kinerja Bela Anak Bangsa'.

Mengawali pidato sambutannya, Jokowi mengucapkan selamat Idul Fitri, serta memohon maaf lahir dan batin kepada Korps Adhyaksa dan seluruh masyarakat Indonesia. Setelah itu, dia berpesan agar Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tak hanya dijadikan seremonial belaka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana koreksi, evaluasi, atas kinerja kejaksaan di tahun-tahun sebelumnya sehingga kejaksaan jauh lebih baik ke depan," kata Jokowi yang memakai setelan jas hitam, jas merah, dan peci hitam.

Tantangan dan tugas yang semakin berat dituntut memenuhi harapan rakyat sebagai institusi penegak hukum yang bersih dan terpercaya. Rakyat menaruh harapan besar yang memenuhi rasa keadilan.

Jokowi meminta seluruh jaksa di Indonesia gencar dalam memberantas korupsi, dan penegakan hukum. Selain itu juga bersinergi dengan institusi penegak hukum lainnya seperti Polri dan KPK. Dengan begitu, pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat.

Pukul 08.43 WIB, Jokowi selesai berpidato dan kembali ke tempat duduknya. Dia tampak didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Jaksa Agung HM Prasetyo.

Di lokasi juga terlihat hadir Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Kepala Bappenas Adrinof Chaniago, Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan, Menteri LHK Siti Nurbaya, Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Selain itu ada pula Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala BIN Sutiyoso, dan para mantan Jaksa Agung, dan para petinggi lainnya. (ahy/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads