Dari laporan yang diterima, Selasa (21/7/2015), data perbandingan ini mengacu Jumat (10/7), atau H-7 sampai dengan Senin (20/7).
Untuk angkutan bus hingga H+3 ini mencapai 3.235.294 penumpang. Angka ini menurun 7,11 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 3.483.065.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun tiga moda yang mengalami kenaikan hingga H+3 adalah kereta api, pesawat, dan angkutan sungai dan penyeberangan.
"Data ini kan baru sampai tanggal 20, kemarin. Tapi, ini lah antusiasme masyarakat dalam melakukan mudik dan saat arus balik yang terlihat," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata, Selasa (21/7/2015).
Pemudik yang menggunakan kereta api hingga H+3 meningkat karena tahun ini menembus 2.578.061 penumpang. Untuk tahun lalu, pemudik kereta api sebesar 2.535.136 penumpang. Artinya naik 1,69 persen.
Moda pesawat sendiri yang meningkat adalah penumpang domestik dengan kenaikan 8,1 persen. Di tahun ini, pemudik yang menggunakan pesawat hingga H+3 untuk tujuan domestik mencapai 2.464.656. Untuk tahun lalu, angka pemudik dengan moda pesawat sebesar 2.280.014.
Untuk angkutan penyeberangan mencakup penumpang yang menggunakan roda dua dan empat pada tahun ini meningkat 5,96 persen. Data tahun lalu tembus 2.321.418. Sementara, tahun ini 2.459.825 penumpang.
(hty/ahy)











































