KSAU Berharap ke Depan Panglima TNI Dijabat Bergantian
Selasa, 22 Feb 2005 22:05 WIB
Jakarta -
Kepala Staf Agkatan Uara (KSAU) Marsekal Chappy Hakim berharap ke depan jabatan panglima TNI bisa digilir oleh setiap angkatan. Hal ini demi rasa keadilan, kebersaaman dan saling menghormati. Namun, ia akan menerima keputusan presiden bila menunjuk Panglima TNI bukan dari AU.Hal tersebut diungkapkan KSAU dalam jumpa pers kepada wartawan di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/2/2005). Dalam jumpa pers tersebut Chappy didampingi pengantinya Marsekal TNI Djoko Suyanto yang telah dilantik oleh presiden sebagai KSAU."Bila jabatan panglima dilakukan secara bergilir akan lebih baik, karena akan memberikan optimalisasi organisasi dan dapat mempengaruhi moral dan moril pasukan sebab di sana ada rasa keadilan, rasa kesetaraan dan saling menghormati," katanya.Menurut Chappy, mengenai pergantian panglima TNI merupakan kewenangan presiden. Hal tersebut sesuai dengan UU yang ada. "Sehingga kita percaya AU akan melihat keputusan apapun yang diambil oleh presiden merupakan keputusan yang terbaik," tegasnya.
(nal/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































