"Hingga saat ini sudah ada 25 orang yang kita periksa. Dalam memeriksa kita juga harus hati-hati agar tidak memicu konflik lanjutan," ujar Kapolres Tolikara AKBP Soeroso di lokasi kebakaran Tolikara, Papua, Selasa (21/7/2015).
Soeroso mengutarakan, puluhan orang yang diperiksa terdiri dari Polri, TNI dan masyarakat. "Semua masih kita dalami dan periksa," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kejadian saya sedang salat disana. Saat itu mereka melempari batu dan saat itu juga saya langsung meminta imam menghentikan salat. Tetapi mereka tetap melempari dan kami memberikan tembakan peringatan tiga kali untuk meminta massa mundur," ujar Soeroso.
"Karena yang menyerang dari berbagai arah saya coba mediasi gagal. Lalu tiba-tiba mereka membakar karena dibilang ada yang terkena tembakan. Padahal tidak ada yang tertembak. Semua sudah sesuai dengan SOP. Saya saja menjadi korban pemukulan," tambah Soeroso lagi. (spt/hri)











































