"Orangtua angkatnya sempat menutup-nutupi, istrinya sempat menutup-nutupi (keberadaan Deni)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan di kantornya, Selasa (21/7/2015).
Namun polisi tak kalah akal. Penyidik menyita telepon genggam yang saat itu dipegang istri Deni. Handphone itu baru beberapa hari lalu dimiliki oleh istri Deni.
"Jadi dari sana kami melihat ada ciri-ciri, walaupun data sudah dihapus, ciri-ciri yang menjelaskan tidak mungkin yang bersangkutan bisa memiliki handphone tersebut," kata Krishna.
Malam itu juga penyidik melakukan audit forensik telepon genggam yang dipegang istri Deni. Sementara tim lain melakukan interogasi terhadap Istri Deni.
"Saya interograsi langsung istrinya. Suammu mabuk gak? Iya pak mabuk. Di mana, walaupun bulan puasa? iya. Istrinya juga menyebutkan lokasi di mana D mabuk," kata Krishna mengisahkan pemburuan Deni.
Β
Polisi akhirnya berhasil menangkap Deni di Bandung, Jawa Barat pada Senin kemarin.
(erd/mad)











































