"Jam 05.30 WIB ada laki-laki yang nyamperin taksi saya bilang 'Pak, bisa antar ke PGC nggak anak ini? Tapi saya tidak bisa ikut mau kerja' gitu. Nanti anak ini nunjukin rumahnya, pokoknya patokannya di sana," ujar Syahirin di Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (21/7/2015).
Sopir taksi berwarna biru B 1238 BTS mengaku dirinya tidak curiga kalau Sintya merupakan korban penculikan di PGC pada Sabtu (18/7) lalu. Sebab, menurut Syahirin orang di dalam foto yang sempat tertangkap CCTV PGC dengan yang tadi menitipkan padanya berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum taksinya melaju, Syahirin juga sempat diberikan sejumlah uang oleh orang yang menitipkan Sintya. Namun dia tidak menyebut berapa besarannya.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kapolsek Kramat Jati Kompol Handini. "Ya, benar itu dikasih uang dan difoto sopirnya," kata Handini saat dikonfirmasi di lokasi. (aws/fdn)











































