Salah satu jalur memotong jalur selatan ke jalur utara adalah melintasi Kabupaten Banyumas. Jalur yang biasa dijamah adalah Buntu-Rawalo-Wangon-Ajibarang. Namun memasuki H+4, jalur tersebut sudah sangat padat sejak pagi buta.
"Hindari jalur Buntu-Rawalo. Tadi lewat sekitar pukul 06.00 WIB jalur Buntu sudah sangat ramai," kata salah seorang pemudik, Naomi kepada detikcom, Selasa (21/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang sudah di jalur Ajibarang menuju Bumiayu. Arus lalu lintas padat merayap," ujar Naomi.
Kontur jalan Ajibarang-Bumiayu berbukit dan bergelombang. Bahu jalan nyaris tidak ada sehingga kendaraan harus bersabar dan tidak bisa saling mendahului atau menyerobot lewat bahu jalan. Selepas Bumiayu, juga terdapat tanjakan curam serta jalan yang menurun hingga mencapai 60 derajat. Untuk melintasi jalur ini, kendaraan harus benar-benar dalam kondisi prima.
"Kalau lalu lintas normal, Ajibarang-Tol Pejagan kurang lebih 2 jam. Kalau sekarang tidak tahu nih, masih kena macet," ucap Naomi. (asp/fdn)











































