"Ada 63 ruko dan 1 musala yang terbakar. Ada 153 yang terkonfirmasi di 2 titik pengungsian," ungkap Mensos Khofifah Indar Parawansa di rumah dinasnya, Jl Widya Chandra, Jaksel, Senin (20/7/2015).
Mensos juga sudah menjamin ruko-ruko yang terbakar tersebut akan direnovasi agar aktivitas warga bisa segera kembali normal. Korban terdampak kini mengungsi di belakang Koramil dan Polres setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tim Kemensos juga telah menerjunkan 2 pekerja sosial untuk melakukan trauma healing bagi korban. Terutama ada anak-anak yang berada dalam pengungsian.
"Saya dapat kabar kalau ada tim trauma healing dari Kemensos, ada dua pekerja sosial yang siap memberikan trauma healing. Jadi ini ruko tapi dijadikan tempat tinggal. Ada anak-anaknya," jelasnya.
Selain memberikan bantuan logistik dan renovasi ruko, Kemensos juga siap memberikan semacam uang saku untuk pengungsi jika diperlukan. Namun hal tersebut harus baru bisa diberikan jika ada permintaan dari Bupati.
"Ada jaminan hidup, bisa dapat sehari Rp 20 ribu selama 90 hari. Tapi itu kalau ada surat dari Bupati. Sekarang mereka mengungsi di belakang kantor Koramil dan Polres. Tidak jauh dari TKP," tutur Khofifah.
"Banyak hal terkait, beberapa implikasi sosial akan jadi tugas Kemensos, saya akan fokus tugas fungsi kemensos. Kami koordinasi langsung dengan Kapolri, saat ini di sana kondisinya kondusif," tutup politisi PKB. (ear/mok)











































