Horor Macet di Puncak Berlanjut, Kendaraan Menumpuk Hingga Jalur Alternatif

Horor Macet di Puncak Berlanjut, Kendaraan Menumpuk Hingga Jalur Alternatif

Farhan - detikNews
Senin, 20 Jul 2015 13:55 WIB
Horor Macet di Puncak Berlanjut, Kendaraan Menumpuk Hingga Jalur Alternatif
Foto: Farhan
Jakarta - Ribuan warga terus mendatangi kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat untuk mengisi libur Lebaran. Akibatnya, kemacetan parah terus terjadi di sepanjang jalan menuju kawasan Puncak. Kemacetan sudah terjadi sejak sebelum dan sesudah Gerbang Tol (GT) Ciawi. Penumpukan kendaraan juga nampak di jalur Ciawi menuju Gadog dan kawasan Puncak.

Pantauan detikcom, antrean kendaraan dari arah Jakarta terjadi sejak pintu gerbang tol (GT) ciawi. Kendaraan dari Jakarta tampak mengular sepanjang 3-4 kilometer sebelum GT Ciawi. Tidak hanya itu, antrean kendaraan juga terjadi setelah GT Ciawi.

Ribuan kendaraan menuju Puncak, nyaris tidak bergerak sejak 200 meter setelah GT Ciawi hingga simpang Gadog dan Tanjakan Selarong. Kendaraan yang menuju Puncak, nampak memilih mematikan mesin kendaraannya. Para penumpangnya, juga memilih keluar dari mobil dan mencari tempat berteduh sambil menikmati makanan ringan dan kopi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu, penumpukan kendaraan juga terjadi di jalur alternatif menuju kawasan Puncak yang berada di samping tol Jagorawi atau setelah rest area yang berada di KM 46. Warga yang berharap bisa lebih cepat tiba di kawasan Puncak, justru malah ikut terjebak saat masuk ke jalur alternatif di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, atau sekitar 3 kilometer dari simpang Gadog.

"Dikirain ambil jalur alternatif bisa lancar, ngga tahunya malah lebih parah macet. Ngga bisa maju, mau putar arah juga ngga bisa. Nyesel saya masuk jalur alternatif, sudah bayar malah kejebak (macet)," kata Rudiansyah, warga Ciputat, Jakarta Sekatan yang ditemui di jalan alternatif di desa Pandansari, Ciawi, Bogor, Senin (20/7/2015).

Kasat Lantas Polres Bogor mengatakan bahwa hari ini volume kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak mengalami peningkatan dibanding kemarin. Hal tersebut, disebabkan karena semakin banyak warga yang menuju ke kawasan Puncak. Sementara banyak juga warga yang masih berada di Puncak sejak kemarin.

"Belum lagi ditambah kendaraan yang datang dari arah Cianjur. Selain yang ingin berwisata, ada juga yang pulang mudik," kata AKP Bramastyo Priaji saat ditemui di Pos Pol Gadog, Senin (20/7/2015) siang.

Bramastyo mengatakan, sistem one way sudah diberlakukan sejak senin (20/7/2015) pagi pukl 08:00 wib. Jalur menuju kawasan Puncak ditutup sementara dan memberikan jalur hanya untuk kendaran yang menuju Jakarta.

"One way menuju Jakarta kita berlakukan tadi pagi. Itu untuk membersihkan kendaraan yang hendak ke Jakarta. Karena sejak semalam, kendaraan sudah menumpuk di atas (kawasan Puncak) dan baru nampak lengang menjelang subuh," kaya Bramastyo.

Pengendara yang datang dari arah Bogor dan Jakarta, baru bisa masuk ke kawasan Puncak pada pukul 12:00 WIB tadi. Sistem satu arah kembali diberlakukan untuk kendaraan menuju kawasan Puncak dan menutup arus lalulintas dari Puncak menuju Jakarta.

Bramastyo mengatakan, penutupan arus kendaraan dari Puncak menuju Jakarta akan diberlakukan hingga 3 jam ke depan. Hal itu untuk mengurai antrian ribuan kendaraan yang menuju Puncak. (erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads