Rhoma: Ada Eks Jenderal dan Artis yang Gabung ke Partai Idaman

Rhoma: Ada Eks Jenderal dan Artis yang Gabung ke Partai Idaman

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Senin, 20 Jul 2015 12:24 WIB
Rhoma: Ada Eks Jenderal dan Artis yang Gabung ke Partai Idaman
Foto: Detikcom/Grandyos Zafna
Jakarta - Penyanyi dangdut Rhoma Irama, belum lama ini mendirikan sebuah parpol bernama Partai Idaman. Sejumlah mantan jenderal dan artis, disebut-sebut sudah mendaftar jadi anggota Idaman.

"Kalau mantan-mantan jenderal ada yang gabung. Umumnya (dari angkatan) darat. Dari kepolisian juga saya rasa ada," ujar Rhoma saat ditemui di Masjid Husnul Khatimah Jl Pondok Jaya I No 35A, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2015).

Tak hanya dari kalangan pejabat, pelantun tembang 'Miras Santika' itu juga menyebut sudah banyak artis yang bergabung. Bahkan salah satu di antaranya ada gitaris sebuah band beraliran jazz atau rock non muslim yang juga berminat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak bahkan ada seorang gitaris jazz atau rock gitu beragama kristen menyatakan setelah beliau melihat statement saya bilang jadi bersimpati dan dukung partai," terangnya.

Namun Rhoma masih enggan menyebut secara gamblang siapa-siapa saja yang tergabung. Dirinya baru akan mengumumkan susunan kepengurusan partainya pada 22 Agustus kelak.

"Dalam proses menyusun struktur DPP dan mengakomodir kepengurusan wilayah dari tingkat provinsi-kecamatan. Insya Allah tanggal 22 kita akan deklarasi sekaligus pelantikan. Saya harap sebelum itu struktur DPP dan DPW bisa selesai," tuturnya.

Yang jelas, Rhoma menegaskan pihaknya tidak akan menarik kader-kader dari partai lain. Di samping itu meskipun partainya mengusung platform Islam, namun bukan berarti menutup diri jika ada anggota non muslim yang ingin bergabung.

"Saya tidak mengambil kader dari partai manapun. Tapi kalau mau ikut, welcome, selamat datang. (Misalnya Inul Daratista mau bergabung) harus ada klarifikasi karena beliau sama umat belum clear, bukan hanya pada saya. Tapi siapapun welcome," sebut dia.

"Idaman heterogen Islam dan heterogen agama, jadi Idaman menerima seluruh komponen Islam lintas adat dan ormas. Kita juga terima agama apapun sejauh berjuang membangun Indonesia yang pancasilais," pungkasnya. (aws/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads