Sambut Arus Balik, Begini Suasana Bandara Juanda Setelah Dibuka Kembali

Sambut Arus Balik, Begini Suasana Bandara Juanda Setelah Dibuka Kembali

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 20 Jul 2015 10:02 WIB
Foto: Bagus PN
Jakarta - Aktivitas Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur sempat menyebabkan sejumlah bandara di Jawa Timur dan Bali ditutup. Pagi ini suasana di Bandara Juanda Surabaya yang sempat tutup sudah mulai dipadati calon penumpang.

Pantauan detikcom, Senin (20/7/2015) di Bandara Juanda, Surabaya sudah mulai didatangi calon penumpang yang menuju Jakarta. Banyak di antara mereka membawa oleh-oleh khas Jawa Timur yang dikemas dalam kardus.

Meski ramai, namun tak tampak antrean panjang pada loket check in terminal 1. Pada ruang tunggu pun tak terlihat adanya penumpukan sehingga calon penumpang mendapatkan tempat duduk masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya ada satu penerbangan menuju Batam, Kepulauan Riau yang tertunda hingga pukul 10.30 WIB. Untuk penerbangan lain pada pagi ini masih lancar.

Sementara itu di sekitar bandara terlihat basah sehabis terkena hujan pada pagi ini. Namun itu bukanlah hujan buatan yang digunakan untuk membersihkan abu vulkanik Gunung Raung.

"Hujan buatan untuk atasi abu vulkaik pada saat gunungnya masih meletus akan berbahaya. Pesawat terbang tidak akan diizinkan otoritas terbang karena berbahaya dapat mematikan mesin pesawat terbang. Itulah mengapa tidak dilakukan hujan buatan dengan pesawat," ujar Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat dikonfirmasi.

Sementara itu arah abu vulkanik sendiri memang ke utara dari Gunung Raung. Oleh sebab itu Bandara di Pamekasan, Madura masih tutup menurut Sutopo.

Bandara Juanda sempat ditutup pada Kamis (16/7) lalu akibat aktivitas Gunung Raung. Bandara kemudian mulai dibuka pada sore keesokan harinya dan dievaluasi. Bandara Juanda dan beberapa lainnya resmi dibuka kembali terhitung per Minggu (19/7).

(bpn/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads