Pantauan detikcom, Senin (20/7/2015) di Bandara Juanda, Surabaya sudah mulai didatangi calon penumpang yang menuju Jakarta. Banyak di antara mereka membawa oleh-oleh khas Jawa Timur yang dikemas dalam kardus.
Meski ramai, namun tak tampak antrean panjang pada loket check in terminal 1. Pada ruang tunggu pun tak terlihat adanya penumpukan sehingga calon penumpang mendapatkan tempat duduk masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di sekitar bandara terlihat basah sehabis terkena hujan pada pagi ini. Namun itu bukanlah hujan buatan yang digunakan untuk membersihkan abu vulkanik Gunung Raung.
"Hujan buatan untuk atasi abu vulkaik pada saat gunungnya masih meletus akan berbahaya. Pesawat terbang tidak akan diizinkan otoritas terbang karena berbahaya dapat mematikan mesin pesawat terbang. Itulah mengapa tidak dilakukan hujan buatan dengan pesawat," ujar Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat dikonfirmasi.
Sementara itu arah abu vulkanik sendiri memang ke utara dari Gunung Raung. Oleh sebab itu Bandara di Pamekasan, Madura masih tutup menurut Sutopo.
Bandara Juanda sempat ditutup pada Kamis (16/7) lalu akibat aktivitas Gunung Raung. Bandara kemudian mulai dibuka pada sore keesokan harinya dan dievaluasi. Bandara Juanda dan beberapa lainnya resmi dibuka kembali terhitung per Minggu (19/7).
(bpn/erd)