"Kebanyakan kendaraan pribadi dan kendaraan terbuka serta kendaraan roda dua. Kondisi pagi ini Pangandaran sedang hujan," kata Zaki memberi informasi kepada detikcom sekitar pukul 06.44 WIB, Senin (20/7/2015).
Foto: Zaki/pembaca detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Minggu (19/7) kawasan ini memang sangat ramai pengunjung. Bahkan banyak yang mengeluhkan kemacetan luar biasa hingga pengendara terpaksa keluar dari mobil karena kendaraan tak bergerak sedikit pun.
"Pada saat ini untuk arah ke Bandung arus kendaraan lancar tetapi untuk arah masuk ke objek wisata pangandaran terpantau padat merayap dari mulai Kalipucang.
Zaki yang juga warga Pangandaran ini berharap pengendara hati-hati berkendara sebab jalanan licin karena turun hujan pagi ini.
Zaki merupakan korban dari ganasnya kemacetan di Pangandaran. Dia yang biasanya menempuh perjalanan 2,5 jam dari Ciamis Kota ke Desa Wonoharjo, Pangandaran, kini harus menempuh waktu selama lebih dari 12 jam.
Zaki/Pembaca detikcom |
"Saya dari Ciamis jam 10 pagi baru sampai sekarang di Pangandaran," ujar Zaki memberi informasi pada pukul 02.40 WIB dini hari tadi.
Menurut dia, kemacetan ini sudah masuk kategori luar biasa. Sebab belasan jam dia harus rela bersabar hanya diam dalam mobilnya.
"12 jam lebih kena macet. Saya dari pom bensin yang lokasinya dekat tempat wisata (Pangandaran) saja butuh waktu 3 jam. Normalnya Ciamis (Kota) ke Pangandara 2,5 jam," cerita Zaki. (fdn/fdn)












































Foto: Zaki/pembaca detikcom
Zaki/Pembaca detikcom