Tidak Hanya Trans Semarang, Bus TransJ Juga akan Murahkan Tarif Pelajar

Tidak Hanya Trans Semarang, Bus TransJ Juga akan Murahkan Tarif Pelajar

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Minggu, 19 Jul 2015 20:56 WIB
Tidak Hanya Trans Semarang, Bus TransJ Juga akan Murahkan Tarif Pelajar
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Bus Trans Semarang menerapkan tarif Rp 3.500 untuk penumpang umum, namun khusus untuk pelajar tarifnya hanya Rp 1.000. Apakah bus TransJ juga ke depannya akan menerapkan hal seperti itu?

"Ke depannya TransJakarta sedang siapkan platform untuk terima Kartu Jakarta Pintar," kata Kosasih saat berbincang dengan detikcom mengenai kemungkinan tersebut, Minggu (19/7/2015).

"TransJakarta siapkan platform KJP sebagai bagian dari peningkatan pelayanan TransJakarta untuk seluruh warga Jakarta," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kosasih menyatakan, pihaknya siap bila diminta Pemprov untuk menerapkan sistem pembedaan tarif bus antara umum dan pelajar. Bahkan, tidak menutup kemungkinan nanti pelajar bisa digratiskan naik bus TransJ setiap berangkat dan pulang sekolah.

"Kalau nantinya TransJ diminta untuk terapkan harga khusus pelajar atau bahkan digratiskan untuk pelajar pemegang KJP, sistemnya akan mampu mengakomodir hal tersebut. Ini sedang dibangun menuju ke sana," terang Kosasih.

Diharapkan sistem tersebut siap dalam waktu dekat, sehingga bisa diterapkan paling lambat tahun depan sebagai bentuk peningkatan layanan bus TransJ. "Targetnya bisa terealisasi tahun depan," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto menyebut tarif murah memang sengaja dikhususkan bagi pelajar agar mereka tidak menggunakan motor untuk bersekolah. Cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp 1.000 maka pelajar sudah dapat keliling kota di Kota Lumpia tersebut.

Sejak diluncurkan pada tahun 2009 lalu, Trans Semarang melayani 4 koridor dengan masing-masing rute antara lain Koridor 1 (Mangkang-Penggaron), Koridor 2 (Terboyo-Terminal Sisemut), Koridor 3 (Pelabuhan Tanjung Mas-Jalan Sisingamangaraja/Akpol) dan Koridor 4 (Terminal Cangkiran-Bandara Ahmad Yani-Stasiun Tawang). Tahun depan, rencananya akan dilakukan penambahan 4 koridor lagi.

Saat ini ada 75 bus yang beroperasi. Sama seperti di DKI, bus yang digunakan melayani penumpang terdiri dari dua jenis, yakni bus berukuran besar (single bus) dan bus sedang (seukuran Kopaja AC) dengan warna biru. (aws/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads