Perampokan uang gaji dan THR terjadi di Jl Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Sei Lumbah, Kecamatan Alalak, Selasa (7/7/2015) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, dua pekerja pabrik pulang ke kantor dengan bersepeda motor usai mengambil uang dari ATM. Di lokasi kejadian, mereka dicegat 4 orang yang juga bersepeda motor.
"Mereka mengancam korban dengan pisau. Korban lari meninggalkan tas berisi uang, 100 ATM, dan sepeda motor," kata Kasat Reskrim Polres Batola, AKP Budi Prasetyo, kepada detikcom, Minggu (19/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim gabungan Polda Kalsel yang dipimpim Kanit Resmob Polda AKP Arief Prasetya dan Polres Batola menelisik kejadian itu. Hasilnya jejak pelaku terendus. 2 Dari 4 pelaku yang berinisial MS (36) dan BI (25) dibekuk di Desa Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dibekuk sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (18/7).
"Dari pengakuan pelaku, uang hasil kejahatan dipakai untuk renovasi rumah dan lebaran," urai Budi.
Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arief Prasetya menambahkan 2 pelaku lainnya sudah diketahui identitasnya. Keduanya saat ini dijadikan DPO dan diburu tim gabungan.
"Kami minta warga berhati-hati jika membawa uang dalam jumlah banyak. Dikawal polisi lebih aman," kata Arief .
(try/erd)










































