Lebaran Usai, Pemulung dan Manusia Gerobak Musiman Menyingkir dari Jakarta

Lebaran Usai, Pemulung dan Manusia Gerobak Musiman Menyingkir dari Jakarta

Aditya Fajar, - detikNews
Minggu, 19 Jul 2015 06:06 WIB
Lebaran Usai, Pemulung dan Manusia Gerobak Musiman Menyingkir dari Jakarta
Foto: Aditya Fajar/detikcom
Jakarta - Selama bulan ramadan dan menjelang lebaran banyak ditemui pemulung dan manusia gerobak di pinggir-pinggir jalan di Jakarta. Tapi hanya dalam dua malam setelah lebaran mereka sudah hilang entah kemana.

detikcom mencoba menelusuri kemana perginya manusia gerobak dan pemulung. Padahal sebelum hari raya lebaran (16/7) malam, di sepanjang Jl Warung Buncit hingga Warung Jati Barat dapat dengan mudah ditemui para pemulung dan manusia gerobak.

Entah hilang atau pergi, penelusuran detikcom Sabtu malam (18/7) hingga Minggu (19/7/2015) dini hari tidak menemukan lagi para pemulung dan manusia gerobak yang banyak berkeliaran di sepanjang jalan protokol. Hanya satu orang manusia gerobak yang masih merapikan tumpukan kardus bekas di pinggir Jl Warung Jati Barat III.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai 'pemulung dan manusia gerobak' yang sudah 15 tahun hidup di Jakarta. Ia mengatakan mereka yang kemarin banyak berjejer di pinggiran jalan itu merupakan manusia gerobak musiman.

"Yang kemarin banyak itu 'manusia gerobak sama pemulung' itu cuma musiman. Hanya ada setahun sekali kalau nggak lebaran ya pas imlek di hari banyak orang bakal ngasih sedekah," kata Mamat manusia gerobak yang sudah punya lapak untuk memulung, saat ditemui detikcom.

Menurut Mamat (45) pengumpul rongsokan asli biasanya sudah memiliki lapak tempat mencari kardus bekas dan sampah botol. Sehingga walaupun mereka sudah berkeliling jauh mereka akan kembali lagi dilapak itu.

"Udah lama tahunan di sini, warga juga nggak terganggu karena sudah ada lapaknya, beda sama yang musiman mereka duduk-duduk di pinggir jalan bahkan masuk sampai pemukiman warga," kata mamat.

Menurutnya mereka para pemulung dan manusia gerobak musiman akan hilang dan datang lagi hanya saat lebaran saja. "Apa lagi yang musiman-musiman itu, cuma datang pas lebaran, habis itu hilang entah kemana, balik lagi tahun depannya," cerita mamat. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads