Menurut saksi, Ade yang tinggal di Johar Baru, Minggu (19/7/2015) dini hari tawuran pecah antar dua kelompok pemuda. Masalahnya sepele hanya karena urusan seorang pemuda menggoda perempuan. Tapi masalah menjadi panjang dan berujung tawuran.
"Ini saling lempar botol, ramai ada puluhan orang," terang Ade.
Tawuran pecah di depan Masjid Babussalam sejak Sabtu (18/7) pukul 23.30 WIB. "Polisi datang dan menembakkan gas air mata. Baru bubar tuh tawurannya," imbuh Ade. Tawuran terjadi selama 1 jam lebih.
"Sekarang sudah kondusif, ini petugas masih berjaga," tutup dia. (dra/dra)











































