Keluarga Suyono memilih santap siang di Lenggang Jakarta. Dia lahap menikmati hidangan Soto Babat.
"Ke sini karena sambil lewat saja sekalian mau pulang ambil motor di IRTI," ujar Suyono saat berbincang santai di kantin Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sana ada tempat duduk tapi panas, kalau di sini lumayan lah enak tempatnya yang bagian dalam nggak panas-panasan. Sekalian dekat juga sama parkiran motor di sana (menunjuk IRTI)," sambungnya.
"Walaupun lebih mahal sih harganya, hehe," imbuh Suyono bersama istri dan dua anaknya.
Sebagian besar menu makanan di sini memang ditawarkan dengan harga berkisar antara Rp 20-30 ribu.
"Nggak apa-apa mahal, yang penting higienis," tutup pria yang tinggal di Pulogadung itu.
Khusus untuk sistem pembayaran, pengunjung dapat menggunakan kartu untuk non-cash juga dengan uang tunai. Salah satu pedagang mengatakam tetap ,enerima uang tunai bagi pengunjung yang tidak memiliki kartu e-money.
"Bisa uang tunai juga kalau belum punya kartu.tapi memang lebih bagus kalau punya kartu ya bayarnya pakai e-money," terang salah satu pedagang.
![]() |
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) sebelumnya memastikan makanan yang dijajakan di Lenggang Jakarta sudah teruji BPOM dan terjamin kebersihannya.
Harga yang cukup mahal menurutnya wajar karena Ahok punya keinginan menaikan standar tempat makan di Monas. (aws/fdn)