Meski ditertibkan berulang kali, pedagang kaki lima (PKL) tetap membandel dan nekat berjualan di Monumen Nasional (Monas). PKL diam-diam menjajakan dagangannya saat lebaran hari kedua ini.
Pantaian detikcom di lokasi, Sabtu (18/7/2015), tiga orang PKL berjualan di bawah pohon yang terletak di Pintu Selatan Monas. Mereka duduk mengemper menjual minuman dan mie instan dalam kemasan gelas.
Ada juga PKL keliling menawarkan minuman teh dingin kepada pengunjung yang sedang beristirahat duduk di sekitaran taman Monas.
Tak ayal, sejumlah sampah plastik berceceran di sepanjang lokasi. "Mestinya nggak ada PKL lagi, tapi mungkin karena Hari Raya kali jadi dilonggarin ya. Nanti kalau ada Satpol PP, biasanya mereka langsung kucing-kucingan," ujar salah seorang juru kamera lepas yang menawarkan jasa foto kepada pengunjung Monas saat berbincang.
"Sedari tadi sih saya belum lihat ada petugas (Satpol PP) ke sini," lanjutnya.
Ditemui secara terpisah, salah seorang pekerja harian lepas (PHL) kebersihan Monas mengungkapkan di bagian pintu utama Monas relatif tidak ada sampah berserakan. Akan tetapi, sampah-sampah itu banyak dijumpai di kawasan pinggir Monas.
"Banyak juga sampah di sini. Walaupun PKL sudah bersih tapi kan yang kucing-kucingan juga banyak. Bisa mereka, bisa juga pengunjung yang buang sampah sembarangan," kata dia.
Pantaian detikcom di lokasi, Sabtu (18/7/2015), tiga orang PKL berjualan di bawah pohon yang terletak di Pintu Selatan Monas. Mereka duduk mengemper menjual minuman dan mie instan dalam kemasan gelas.
Ada juga PKL keliling menawarkan minuman teh dingin kepada pengunjung yang sedang beristirahat duduk di sekitaran taman Monas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedari tadi sih saya belum lihat ada petugas (Satpol PP) ke sini," lanjutnya.
Ditemui secara terpisah, salah seorang pekerja harian lepas (PHL) kebersihan Monas mengungkapkan di bagian pintu utama Monas relatif tidak ada sampah berserakan. Akan tetapi, sampah-sampah itu banyak dijumpai di kawasan pinggir Monas.
"Banyak juga sampah di sini. Walaupun PKL sudah bersih tapi kan yang kucing-kucingan juga banyak. Bisa mereka, bisa juga pengunjung yang buang sampah sembarangan," kata dia.











































