Velove dan keluarga sejatinya ingin bertemu dengan OC Kaligis pada Idul Fitri 17 Juli 2015. Ia ingin menumpahkan kerinduannya kepada ayahnya yang kini berstatusΒ sebagai tersangka kasus penyuapan hakim PTUN Medan.Β
Kedatangannya juga atas permintaan OC Kaligis yang ditahan penyidik KPK sejak Rabu 15 Juli. Velove berharap penyidik KPK memberi waktu untuk bertemu OC Kaligis walau hanya 5 menit saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 3 kisah Velove kangen Papa OC Kaligis:
1. Kunjungi Papa di KPK
|
Foto: Rachman H
|
"Kita keluarga memang mau kunjungi papa karena ini hari lebaran dan memang keluarga juga ada yang muslim dan kemarin papa sempat request kalau lebaran ini ada yang berkunjung," kata Velove di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/7/2015).
Tapi sayang Velove tak mengantongi izin menjenguk ayahnya di Rutan Guntur. Padahal pihak keluarga sudahΒ mengajukan daftar nama pembesuk Kaligis yang jadi tersangka kasus suap hakim PTUN Medan.
"Jadi sebenarnya tujuan ke sini cuma pengen ketemu karena ini hari lebaran juga, pengen bisa ketemu papa, bisa silaturahmi (sama) papa," sambungnya.
Velove mengaku datang bersama anggota keluarga lainnya. Kaligis memang mengaku memiliki 10 istri. "Semuanya ada dari kakak adik, dari anak juga ada. Jadi dari keluarga. Ada listnya nama di sini," ujar Velove yang mengenakan baju putih.
2. Please, Lima Menit Saja!
|
Foto: Rachman H
|
Velove datang bersama sejumlah orang yang juga anggota keluarga Kaligis. Rencananya mereka menengok Kaligis, advokat senior yang mendekam di Rutan Guntur sejak Rabu (15/7).
"Belum dikasih izin, tadi kita sempat ke Guntur," kata Velove di Gedung KPK Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/7/2015).
Dia mengaku sudah menyodorkan sejumlah nama anggota keluarga yang ingin menjenguk. Kunjungan hari ini menurut Velove dilakukan juga karena permintaan ayahnya.
"Harusnya di mana-mana pasti diizinkan jenguk. Cuma nggak tahu kenapa dari tim penyidik belum dikasih," sambungnya.
Rencananya Velove dan keluarga akan datang lagi untuk menjenguk Kaligis. "Kemungkinan besok kalau diizinin penyidik," ujarnya. Dia sangat berharap KPK memberikan izin membesuk meski hanya dalam waktu singkat.
"Saya benar-benar minta tolong pada penyidik untuk dibantu keluarga kita untuk dikasih izin, at least lima menit atau sepuluh menit untuk bisa bertemu sama papa," pinta Velove.
3. Kangen Papa
|
Foto: Rachman H
|
"Saya sudah komunikasi dengan Velove lewat telepon. Velove kaget papanya jadi tersangka, keluarga kaget kami di kantor juga kaget," kata pengacara Kaligis, Afrian Bondjol saat dihubungi Kamis (16/7/2015).
Dalam percakapan telepon itu, Velove meminta tim pengacara maksimal melakukan pendampingan hukum. Sebab keluarga termasuk Velove meyakini tidak ada keterlibatan Kaligis dalam perkara suap Hakim PTUN Medan.
"Velove minta saya sama tim pengacara benar-benar maksimal memberi bantuan hukum untuk Pak Kaligis," tuturnya.
Namun Afrian tidak mengetahui di mana Velove saat ini. "Saya hanya komunikasi soal kondisi papanya dan penanganan kasus di KPK," sebut dia.
Keluarga dan tim pengacara memang berharap bisa menjenguk Kaligis di Rutan Guntur pada hari Lebaran. Khusus untuk Velove, Afrian belum mengetahui adanya rencana kunjungan putri Kaligis tersebut ke Rutan.
"Saya belum tahu. Tapi yang jelas Velove mengatakan kangen papanya," tutur Afrian.
Halaman 2 dari 4











































