Keluarga 4 Korban yang Tersambar Kereta Menanti Kedatangan Jenazah

Keluarga 4 Korban yang Tersambar Kereta Menanti Kedatangan Jenazah

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 17 Jul 2015 18:21 WIB
Keluarga 4 Korban yang Tersambar Kereta Menanti Kedatangan Jenazah
Foto: Thinkstock/fergregory
Jakarta - Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anaknya pagi ini tewas karena tersambar kereta di perlintasan Semanan, Kalideres, Jakbar. Pihak keluarga besar korban saat ini tengah menunggu kedatangan jenazah yang masih disemayamkan di RSCM.

"Tadi informasinya pengambilan jenazah sama otopsinya lain, jadi disuruh ke Samsat terus balik lagi ke rumah sakit," ujar Ketua RT 07/02 Hamzah di rumah duka, Jl Kebon 200, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakbar, Jumat (17/7/2015).

Korban kecelakaan merupakan satu keluarga yang terdiri dari Firmansyah (28), Meisari (26), Faqih (12) dan Putri (3). Mereka berempat hendak menuju rumah Ibu dari Meisari di Poris, Tangerang untuk halal bihalal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumiyati sempat menyebut memiliki firasat tidak saat bertemu dengan Meisari subuh tadi. Kala itu, Meisari yang mengenakan baju merah beberapa kali terlihat mondar-mandir dekat rumahnya ingin membeli tas untuk mudik.

"Pakai baju merah mondar-mandir jam 04.00 WIB pagi bilang mau beli tas, mau pulang kampung katanya. Ngomong ke tukang bubur yang juga masih keluarga," kisah Sumiyati.

"Terus tadi pagi pas pamitan ketemu saya cium pipinya kok dingin, tapi mukanya sumringah. Mungkin itu pertanda," sambungnya.

Menurut Sumyati, keluarga tersebut baru saja pindahan ke sebuah rumah petak yang tidak jauh dari kediamannya. Rumah tersebut ukurannya sangat kecil berpintukan kayu cat merah muda tanpa jendela di sisinya.

"Biasanya Mei selalu nyuci baju terus ada jemuran tiap pagi di sini, sekarang nggak ada," kenang Sumiyati dengan matanya yang mulai berkaca-kaca.

Kesedihan mendalam tidak hanya dirasakan Sumiyati, tetapi juga seluruh anggota keluarga besarnya. Sesekali terlihat bulir-bulir air mata mereka menetes.

Meisari sehari-harinya merupakan ibu rumah tangga, sementara Firmansyah kerja menjadi montir di bengkel dekat rumahnya. Hingga saat ini, pihak keluarga masih menanti kedatangan jenazah untuk segera dimakamkan.

Peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 07.30 WIB. Saat melintas, diduga mereka tidak mendengar adanya suara kereta sehingga tertabrak.

(aws/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads