Banyak tokoh penting secara silih berganti menyambangi kediaman pribadinya. Meski demikian, tidak ada sekat yang terbentuk karena seluruh tamu yang hadir tetap saling membaur satu lama lain.
"Akrab lah namanya halal bihalal, silaturahmi, saling salaman beramah tamah. Tertib," cerita Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat keluar dari rumah Megawati, Jl Teuku Umar No 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Djarot, beragam jenis makanan disajikan oleh tuan rumah. Makanannya didominasi menu tradisional. "Menu makannanya tradisional. Ada soto kudus dan lontong sayur," lanjutnya.
Namun sayang dalam kesempatan ini, mantan Wali Kota Blitar tersebut mengaku tidak sempat saling bertegur sapa secara langsung dengan pemilik hajatan. Sebab banyak orang yang sudah mengantre, sementara itu Djarot juga masih memiliki sejumlah agenda yang harus dijalankan.
"Nggak sempat ngobrol wong tamu banyak," kata Djarot.
Secara terpisah, Politisi Hanura Susaningtyas Kertopati mengungkapkan menu kesukaan putri mendiang Soekarno, yakni kolang-kaling. Namun dia tidak sempat mencobanya lantaran banyak tamu yang berdatangan.
"Tadi segala macam partai, ada juga unsur masyarakat. Semua saling memaafkan. Ibu Mega menjadi center point saat ini," terang Nuning.
Dalam halal bihalal ini, kata Nuning, Megawati didampingi oleh kedua anaknya Menko PMK Puan Maharani dan Prananda Prabowo. (aws/aan)










































