Pantauan di kediaman Megawati, Jl Teuku Umar No 27A, Menteng, Jakarta Pusat Jonan bersama istrinya tiba sekitar pukul 11.20 WIB. Tak berapa lama kemudian Sutiyoso tiba didampingi istrinya.
Namun tidak berselang lama, pria yang akrab disapa bang Yos tersebut bertolak dari rumah Megawati. Tidak ada sepatah kata yang terucap sebelum masuk ke dalam mobilnya.
Selain tokoh(okoh penting, hadir pula sejumlah perwakilan duta besar negara besar. Salah satunya yang terlihat dari negara Tiongkok.
Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut kharisma Megawati sampai dengan saat ini masih sangat kuat di Indonesia. Itulah yang membuat banyak tamu-tamu berdatangan untuk sekadar halal bihalal dengannya di Hari Raya Idul Fitri ini.
"Kehadiran tokoh di rumah Bu Megawati sudah terjadi saat Bu Mega berada di luar pemerintah. Kewibawaan Bu Mega diakui memang karena pribadi beliau. Wajar kita beri pengakuan Bu Mega menjadi salah satu tokoh penting bangsa ini dan bisa jadi perekat bangsa ini," ucap Basarah.
"Central of power Bu Mega tidak dalam politik tapi lebih cultural. Semua kalangan merasa memiliki Bu Mega. Itu jadi magnitude. Jangan dikaitkan dengan hal-hal substansif," lanjutnya.
Sampai dengan saat sejumlah tamu masih berdatangan. Beberapa yang sebelumnya juga sudah hadir antara lain Menperin Saleh Husein, Menlu Retno LP Marsudi, Mendag Rachmat Gobel, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mendikbud Anies Baswedan dan Ketua KPK T Ruki.
Selain itu juga ada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, mantan Panglima Jenderal (Purn) TNI Moeldoko bersama istri, mantan Menteri Perekonomian Kwik Kian Gie dan Ketum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono. (aws/dra)











































