4 Tawuran Memalukan di Malam Takbiran

4 Tawuran Memalukan di Malam Takbiran

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 17 Jul 2015 07:07 WIB
4 Tawuran Memalukan di Malam Takbiran
Foto: Hasan/detikcom
Jakarta - Budaya tawuran ini sungguh memalukan, terlebih pecah di malam takbiran. Kelakuan kelompok remaja ini membuat resah warga dan merepotkan aparat kepolisian.

Tawuran terjadi di sejumlah tempat di Jakarta seperti kawasan Cideng, Berlan, Prumpung dan Jagakarsa. Berawal saling ledek, kelompok remaja akhirnya adu mulut dan saling lempar batu hingga petasan saat konvoi takbiran. Sejumlah warga yang melintas ikut menjadi korban dan terluka.

Peristiwa ini yang mengganggu ketertiban umum ini membuat aparat kepolisian sigap meredam aksi anarkis itu. Polisi bahkan sempat melepaskan tembakan gas air mata. Senjata tajam dan belasan pelaku tawuran diamankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 4 tawuran yang memalukan ini:

1. Cideng

Foto: Hasan/detikcom
Sejumlah remaja terlibat tawuran karena saling sahut saat takbir dan melempar petasan di Jalan Baru Kota Bambu, Jakata Pusat. Akibat aktivitas itu Jalan Raya Baru menuju Cideng Tanah Abang sempat tersendat.

Menurut pengakuan warga yang menyaksikan, para remaja tersebut menyewa bus untuk Konvoi takbir keliling Jakarta. Setibanya di Jalan Baru, ada rombongan konvoi lainnya yang menyahut dengan genderang dan bedug lebih kencang. "Pas lagi nyewa metromini, ada rombongan konvoi lain dari Slipi, mereka awalnya sahut-sahutan takbir sampai akhirnya lempar-lempar petasan," ujar Edi tukang ojek tak jauh dari lokasi ketika ditanya detikcom, Kamis (16/7/2015).

Edi menambahkan, kejadian itu tidak berlangsung lama tapi sempat menyebabkan kemacetan dari arah Slipi menuju Cideng Tanah Abang. "Nggak lama cuma saling sahut sambil ngibarin bendera mereka jalan lagi," tambahnya.

2. Prumpung

Foto: jamaludin/pembaca
Tawuran juga terjadi di perlintasan rel depan kampus IISIP, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Para remaja ini melakukan aksi saling lempar batu.

"Kejadiannya pukul 01.30 WIB, anak-anak ngumpul habis takbiran, terus tawuran," ujar petugas piket Polsek Jagakarsa Aiptu Sudarto saat dihubungi detikcom, Jumat (17/7/2015) dini hari.

Sudarto menambahkan, peristiwa tawuran itu terjadi saat anak remaja ngumpul di pinggir perlintasan rel, kemudian ada ada sekelompok remaja lainnya datang hingga akhirnya saling adu lempar batu. Saat petugas datang ke lokasi, mereka langsung membubarkan diri. "Dari lokasi ditemukan beberapa sajam yang dibawa untuk tawuran. Tapi mereka keburu kabur saat petugas datang," lanjutnya.

Menurut informasi, satu orang pengendara motor yang tengah melintas menjadi korban akibat terkena lemparan batu. Saat ini petugas masih berjaga di sekitar lokasi. "Ada 1 orang kena lemparan batu, tapi korbannya nggak ada mungkin sudah pergi, Petugas juga masih stand by di sana," pungkasnya.

3. Jagakarsa

Foto: Aditya Fajar
Tawuran juga terjadi di perlintasan rel depan kampus IISIP, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Para remaja ini melakukan aksi saling lempar batu.

"Kejadiannya pukul 01.30 WIB, anak-anak ngumpul habis takbiran, terus tawuran," ujar petugas piket Polsek Jagakarsa Aiptu Sudarto saat dihubungi detikcom, Jumat (17/7/2015) dini hari.

Sudarto menambahkan, peristiwa tawuran itu terjadi saat anak remaja ngumpul di pinggir perlintasan rel, kemudian ada ada sekelompok remaja lainnya datang hingga akhirnya saling adu lempar batu. Saat petugas datang ke lokasi, mereka langsung membubarkan diri. "Dari lokasi ditemukan beberapa sajam yang dibawa untuk tawuran. Tapi mereka keburu kabur saat petugas datang," lanjutnya.

Menurut informasi, satu orang pengendara motor yang tengah melintas menjadi korban akibat terkena lemparan batu. Saat ini petugas masih berjaga di sekitar lokasi. "Ada 1 orang kena lemparan batu, tapi korbannya nggak ada mungkin sudah pergi, Petugas juga masih stand by di sana," pungkasnya.

4. Berlan

Foto: Hasan/detikcom
Tawuran warga pecah di kawasan Berlan, Jakarta Timur. Dua kelompok warga terlibat aksi saling lempar batu, lempar botol, dan lempar petasan.

Di lokasi, Jumat (17/7/2015) pukul 03.00 WIB, beberapa warga menenteng pedang panjang. Mereka berteriak-teriak memancing lawannya. Dua kelompok yang terlibat tawuran ini dari warga Berlan dan Palmeriam.

Informasi yang dikumpulkan, tawuran ini terjadi karena saling ledek saat takbir keliling. Salah satu kelompok mengejek kelompok lain yang konvoi. Tindakan meledek berujung pada tawuran. Ada ratusan warga yang terlibat.

Sudah ada ratusan polisi yang berada di lokasi. Petugas mencoba melerai tawuran ini dan terpaksa menembakkan gas air mata. Polisi yang datang sukses menghentikan tawuran. Hingga pukul 03.20 WIB, petugas kepolisian masih berjaga.

Tawuran warga di Berlan, Jakarta Timur sempat mereda. Namun tak lama, pecah kembali. Situasi memanas, ratusan warga keluar dari lokasi tinggal mereka. Kedua kelompok ini dipisahkan jalan. Tawuran di kawasan Berlan, Jakarta Timur akhirnya mereda dan selesai. Setelah polisi turun tangan melakukan mediasi. Polisi ada yang berjaga dan ada yang meminta warga menyudahi aksinya. Hingga pagi ini situasi sudah kondusif. Polisi meninggalkan lokasi, sementara batu-batu masih terhampar di jalan sisa saling lempar.




Halaman 2 dari 5
(aan/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads