Selain untuk berkumpul dengan keluarga besar, Ganjar memang sudah berencana sejak pertama kali menjabat sebagai Gubernur untuk menjalankan salat Idul Fitri maupun Idul Adha di lokasi yang berbeda.
"Saya ingin selama periode masa jabatan 5 tahun saya bisa salat di tempat yang berbeda," kata Ganjar, Kamis (16/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PDI Perjuangan itu juga berencana mengikuti salat Id di Masjid-masjid di desa atau perkampungan. Hal itu menurutnya bisa memberikan suasana yang berbeda serta bisa membaur dengan masyarakat.
"Saya tidak mau ramai-ramai. Cari tempat misalnya satu masjid yang jarang dikunjungi pejabat," katanya.
Tahun ini merupkan Lebaran pertama Ganjar tanpa ibunda, Sri Suparni yang meninggal akhir Maret lalu. Menurut Ganjar memang ada yang berbeda namun tetap harus dijalankan.
"Ya memang berbeda, keluarga sudah kumpul," katanya.
Sementara itu menurut laman Pemprov Jateng, Ganjar pada Lebaran kali ini tidak open house di Semarang, namun masyarakat bisa bersilaturahmi dan halal bihalal Idul Fitri dengan Ganjar pada Sabtu (18/7) pukul 08.00-15.00 WIB di Jalan Kantor Pos Nomor 10 A Kutoarjo Kabupaten Purworejo.
Open house dilanjutkan pada Minggu (19/7) pukul 13.00-17.00 WIB di Jalan Letnan Ahmad Nur Nomor 8 Kauman Purbalingga (belakang Masjid Agung Purbalingga), dan Senin (20/7) pukul 08.00-15.00 WIB di RT 03/ RW 02 Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar (sebelah barat Terminal Tawangmangu).
Selain itu masyarakat di Semarang diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan halal bihalal dengan Gubernur dan Wakil Gubernur pada hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri yaitu hari Rabu (22/7) di Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan mulai pukul 07.30 WIB.
Kemudian pukul 09.00-12.00 dibuka silaturahmi dan halal bihalal Gubernur bersama Wakil Gubernur dengan pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bupati/ wali kota se-Jawa Tengah, direksi BUMN/ BUMD, swasta, maupun masyarakat.
(alg/fdn)











































