DetikNews
Kamis 16 Juli 2015, 21:05 WIB

Kapolda Metro Beri Teguran ke Kapolsek Pademangan Soal Foto dengan Vitalia

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kapolda Metro Beri Teguran ke Kapolsek Pademangan Soal Foto dengan Vitalia Foto: istimewa
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian memberi teguran ke Kapolsek Pademangan Kompol Benny Alamsyah. Teguran itu terkait foto Benny dengan model Vitalia Sesha yang tersangkut narkoba.

Sebenarnya foto itu dalam konteks wajar. Vitalia duduk bersebelahan dengan Benny yang memakai seragam polisi. Tapi karena Vitalia mengunggahnya di instagram dan foto itu menyebar menimbulkan prasangka yang lain.

"Kapolsek ini melakukan langkah-langkah persuasif, bukan hanya Vitalia, ke semua. Karena kan tidak harus dengan marah-marah. Dengan cara friendly, humanis. Dan justru malah banyak terbuka. Dari hati ke hati. Namun saat difoto itu, yang bersangkutan tidak sengaja untuk dijadikan konsumsi media massa," jelas Tito di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (16/7/2015).

"Saya sudah melakukan teguran, untuk Pamen teguran saja sudah nggak nyaman. Itu bisa pengaruh ke karirnya nanti," tambah Tito.

Foto yang diunggah Vitalia di akun instagramnya akhirnya dihapus. Namun di media sosial foto itu tersebar dan menjadi pembicaraan. Tak ada yang salah dengan foto itu, hanya saja memang saat publik melihat jadi timbul persepsi negatif.

"Pendekatan boleh-boleh saja, kalau ada foto yang terexpose gitu publik jadi menilai negatif. Padahal prestasinya sudah bagus. Saya kasih teguran untuk yang bersangkutan dan jajarannya. Bukan pendekatannya tapi kelalaiannya," terang Tito.

"Saya apreasiasi karena mampu mengungkap kasus narkoba dan kedua karena melakukan pendekatan humanis apalagi pengguna itu seperti korban. Hanya saya menyayangkan dan menegur dengan tersebarnya foto tersebut," tegas dia.

Menurut Tito, Benny membukukan prestasi dengan menangkap Vitalia, namun dengan tersebarnya foto itu malah berubah imejnya.

"Bisa nangkep dan ungkap itu bagus, cuma kalau ada foto itu jadinya negatif. Sehingga apa yang sudah dilakukan jadi tidak ada arti. Tadinya nangkap dapat nilai 100 ini turun jadi 50," tegas dia.
(ear/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed