"Senyum, sapa, dan salaman itu jargon kita. Kalau bapak ibu melihat prajurit tidak tersenyum, tegur saja, 'mana Pak senyumannya'," ungkap Doni.
Hal tersebut dikatakan Doni saat membagikan sembako kepada warga RW 01, Cijantung, Pasar Rebo, Jaktim, Kamis (16/7/2015). Selain kepada warga Cijantung, Kopassus juga memberikan bantuan yang sama bagi warga Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prajurit Kopassus harus ramah. Kami selalu ingin mendekatkan diri dengan warga," kata Doni.
TNI AD memang memiliki program yang disebut dengan serbuan teritorial. Setiap satuan maupun jajaran dibagi per wilayah untuk melakukan pembinaan terhadap warga dengan melakukan sejumlah bantuan yang bermanfaat untuk masyarakat.
"Ini program dari Pimpinan AD, pimpinan TNI agar prajurit bisa terus dekat dengan warga," tutur mantan Danpaspampres itu.
Seperti yang dilakukan oleh Grup 3 Kopassus. Di bawah pimpinan Kolonel Inf Richard Tampubolon, prajurit Grup 3 membantu warga RW 1, Cijantung, sebagai desa binaannya. Seperti pembenahan siskamling, bantuaan 1.000 jamban, dan rehabilitasi jalanan.
"Kami memberikan partisipasi apabila diperlukan di lingkungan. Saya dengan senang hati akan mengirimkan tim ke sini," ucap Doni.
"Minimal satu atau dua kali kami datang ke desa binaan. Kadang untuk mengirimkan bantuan atau hanya silahturahmi. Sering juga salat Jumat bersama-sama," tambah Dangrup 3, Kolonel Richard.
Warga setempat mengakui, prajurit Kopassus memang sering membantu. Bahkan tak jarang, mereka turun langsung ke sungai untuk membersihkan sampah.
"Kalau prajurit Kopassus emang suka bantu kami. Sering bersihin kali dekat pemukiman sini," ujar seorang warga setempat, Ibu Mur. (ear/aan)











































