"Sekarang ini kepadatan mulai terjadi dari daerah Paramon hingga Nagreg, sekitar 7 kilometer," ujar Wadirlantas Polda Jabar AKBP Prahoro Tri Wahyono, dihubungi melalui telepon, Kamis (16/7/2015).
Kecepatan kendaraan hanya bisa sekitar 0 hingga 5 kilometer per jam. "Sejak H-2 hingga sekarang, kepadatan di jalur Selatan enggak putus-putus," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mengurainya kita berlakukan one way atau sistem buka tutup. Mulai dari Nagreg hingga Jembatan Sasak Besi sekitar 25 kilometer," katanya.
Sementara arah Garut, arus lalu lintas tersendat dua pasar yaitu Kadungora dan Leles. Untuk mengurai kemacetan juga diberlakukan sistem buka tutup mulai dari Nagreg hingga Leuweung Tiis.
"Kalau malam hari dengan adanya sistem buka tutup, kemacetan cepat terurai. Kalau pagi ini, karena ada pasar tumpah,jadi agak susah," jelas Prahoro.
Menurutnya kendaraan pemudik masih didominasi oleh kendaraan roda empat dan sepeda motor. (ern/aws)











































