Pemberangkatan pagi ini, Kamis (16/7/2015), merupakan pemudik gelombang kedua dari Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur. Ada 220 prajurit dan PNS ditambah 26 masyarakat di sekitar Kodam Jaya yang diberangkatkan.
Gelombang kedua pemudik dilepas oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI Ibnu Tri Widodo. Adapun rute mudik bersama ini adalah menuju Tasikmalaya, Cilacap, Kebumen, Magelang, Yogyakarta, Solo, dan terakhir Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ibnu, program mudik bersama itu merupakan gagasan Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutomo dalam ranga memberikan kesejahteraan dan perlindungan kepada prajurit dan PNS. Terkait perlindungan, Kodam Jaya ingin memastikan agar prajuritnya bisa pulang ke kampung halamannya dengan aman mengingat banyak kejadian kecelakaan saat musim mudik seperti ini.
"Mudik ini tradisi ritual setiap tahun yang didambakan. Orang rela menabung seribu/dua ribu setiap hari supaya bisa mudik. Jadi suatu kebahagiaan sendiri bagi Pangdam apabila bisa memfasilitasi untuk anggota dan keluarganya. Juga memberikan perlindungan karena mudik ini kadang memakan korban. Kami harus mengawal," tutur Ibnu.
Gelombang pertama pemudik Kodam Jaya telah diberangkatkan oleh Mayjen Agus pada Selasa (14/7) lalu. Ada 292 prajurit yang diberangkatkan dengan 9 bus pada gelombang pertama tersebut.
Sebelum melepas pemudik, Pangdam Jaya sempat mengecek dan memastikan kesiapan pemudik. Rute untuk gelombang pertama bukan hanya dengan tujuan di daerah Jawa saja, namun juga ada yang tujuannya hingga Sumatera. (ear/aan)










































