Menurut Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid, organisasi yang dipimpinnya ingin keberadaannya selalu bisa dirasakan masyarakat. Membantu mereka yang membutuhkan adalah ibadah, termasuk saat musim mudik seperti saat ini.
"Jumlahnya 171 posko termasuk Lampung, 36 titik dikerjasamakan dengan Telkomsel. Lainnya swadaya dan mandiri," kata Nusron di sela-sela kunjungan Idul Fitri bersama TKI di Seoul, Korea Selatan, Rabu (15/7/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikonfirmasi secara terpisah, Komandan Satuan Koordinasi Nasional Barisan Serbaguna GP Ansor (Dansatkornas Banser) Alfa Isnaeni menyatakan, tahun lalu fokus penyediaan posko adalah di wilayah Jawa Barat.
"Dulu di Jawa Barat, sebelum dibuka Tol Cipali. Tapi sekarang konsentrasi masalah ada di Jawa Tengah, terutama kawasan Pantura," ucapnya.
Alfa menjelaskan, para pemudik kemungkinan besar memerlukan bantuan. Selain menyediakan informsasi, tempat sholat dan istirahat, di Posko juga dilengkapi dengan fasilitas pijat refleksi, tempat penjualan pulsa, dan makanan ringan.
"Ini bagian dari komitmen Ansor dan Banser menyampaikan Islam yang ramah dan hadir di setiap problem masyarakat. Semoga bisa berjalan lancar," tutur Alfa.
(rna/bal)










































