Jumlah Pemudik Yang Menyeberang dari Merak Tahun Ini Menurun

Jalur Mudik 2015

Jumlah Pemudik Yang Menyeberang dari Merak Tahun Ini Menurun

Yasser Ali Harakan - detikNews
Kamis, 16 Jul 2015 06:09 WIB
Jumlah Pemudik Yang Menyeberang dari Merak Tahun Ini Menurun
Foto: Kondisi antrean di Pelabuhan Merak malam tadi (Wahyu/pembaca)
Jakarta - Jumlah pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan laut dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten pada tahun ini menurun jika dibandingkan tahun 2014. Meski jumlah penurunannya tidak begitu drastis.

"Dibandingkan tahun lalu memang menurun. Kalau tahun lalu pada H-3 biasanya penumpang sudah memadati pelabuhan sejak pukul 19.00-20.00 WIB malam, tapi pada tahun ini cenderung pada pukul 21.00-22.00 WIB malam," ungkap Direktur PT Angkutan Sungai dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry Danang S Baskoro dalam siaran persnya, Kamis (15/7/2015).

Menurut data, pada H-3 penumpang yang telah diseberangkan sebanyak 124.808 penumpang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dari jumlah pemudik tersebut terbagi dari penumpang pejalan kaki sebanyak 23.740 orang, dan penumpang di atas kendaraan 100.808 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, jumlah kendaraan tercatat 30.018 unit terdiri dari roda dua sebanyak 19.197 unit, roda empat 9.860 unit, bus 557 unit, kendaran di atas roda empat 10.821 unit dan truk 404 unit.

Selain itu, Danang mengklaim kalau tidak adanya kepadatan yang signifikan ini, karena ASDP mengoprasikan kapal-kapal berukuran besar. "Kalau tahun lalu masih ada kapal kecil yang dioperasikan, kalau sekarang kapal besar semua," jelasnya.

Sementara itu, Humas PT ASDP-IF Cabang Merak Mario S Utomo, mengatakan penurunanan jumlah pemudik belum bisa ditentukan hingga H-3 saja, karena masih ada sisa waktu sebelum lebaran tiba. "Malah saya khawatir banyak pemudik yang melakukan perjalanan pada malam takbir," ujarnya.

Untuk data sendiri, lanjut Mario, pada H-2 sekarang masih dalam proses penghitungan petugas, padahal biasanya data terbaru jumlah pemudik setiap hari tersedia dan akan keluar pada pukul 20.00 WIB, namun hingga pukul 00.40 data belum dikeluarkan. "Banyak pemudiknya, jadi belum bisa dihitung," ucapnya. (bal/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads