Kisah Kasan Miarja Mudik Tiga Hari Dua Malam dengan Sepeda Ontel

Kisah Kasan Miarja Mudik Tiga Hari Dua Malam dengan Sepeda Ontel

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 16 Jul 2015 04:54 WIB
Kisah Kasan Miarja Mudik Tiga Hari Dua Malam dengan Sepeda Ontel
Foto: Kasan Miarja dengan sepeda ontelnya (Arbi Anugrah/detikcom)
Jakarta - Mengunjungi keluarga di kampung halaman setelah lama merantau adalahย  hal yang paling ditunggu terutama saat lebaran seperti saat ini. Kasan Miarja (70), memilih mudik menggunakan sepeda ontel dari Depok menuju Purbalingga.

"Saya berangkat sendirian melalui jalur Pantura. Istirahat pertama di Cirebon semalam, Prupuk semalam, tidurnya di Polsek dan mushola," kata Kasan Miarja, Rabu (15/7/2015).

Saat itu Kasan sedang beristirahat di Purwokerto sebelum melanjutkan perjalanan menuju Purbalingga yang hanya tersisa 15 Km. Kasan berangkat dari Situ Babakan Depok, Jawa Barat selama tiga hari dua malam menuju Desa Kalimanah Wetan, Purbalingga, Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ada yang istimewa dari sepeda ontelnya. Sebuah poster berbahan kardus dia pasang di bagian belakang sepeda bertuliskan 'Mudik Jakarta Purbalingga'. Pada bagian atasnya terikat bendera merah putih berukuran sedang.

Menurut Kasan, selama perjalanan dari Jakarta menuju kampung halamannya, dirinya tidak menemui sedikit hambatan di perjalanan. "Selama perjalanan tidak ada kendala, aman, ban sepeda juga tidak bocor. Ini sendirian tidak ada teman," jelas dia yang mengaku bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta itu.

Dirinya mengaku mudik lebaran dengan menggunakan sepeda ontelnya ini merupakan yang ke empat kalinya. Semua dia lakukan karena hobi dan kecintaannya terhadap sepeda.

"Di Jakarta juga sehari-hari naik sepeda. Ini yang keempat kalinya naik sepeda untuk pulang ke Purbalingga," ujarnya yang akan kembali ke Jakarta seminggu setelah lebaran.

Kepulangannya kali ini untuk bertemu dengan saudara serta anak-anaknya yang selama ini bekerja di Surabaya. "Saya ingin melihat anak-anak saya kumpul di rumah, saudara-saudara saya juga kumpul. Makanya saya ingin pulang dan kumpul dengan saudara serta anak-anak," ucap pria dengan batu akik di leher dan tangannya itu.

(arb/bal)


Berita Terkait