Menurut Anggia (18 th) seorang relawan, panggung GOR ini tempat favorit anak-anak muda Bogor nongkrong, sayangnya sebagai tanda kehadiran mereka kadang mengecat tembok panggung ini dengan namanya atau kelompoknya. "mudah-mudahan setelah dicat tak ada lagi coretan", Ujar Anggia yang setiap harinya mengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus ini.
Relawan lainnya, Tengku Agam Perdana (20 th) sangat antusias dengan kegiatan ini. "Bapak saya asli Aceh, Ibu asli Bogor, tapi sejak kecil di Bogor, dan sudah KTP sini, ya wajib menjaga kebersihan, apalagi kalau rame-rame begini yang seru, hanya kita butuh cat lebih banyak", jelas Agam dalam siaran persnya kepada detikcom.
Kegiatan ini dimulai pukul 02.00 siang dan baru selesai pukul 05.30. Kini Panggung GOR yang awalnya penuh dengan coretan kembali bersih dengan warna merah hati menyala. "Kami mulai lebih siang, karena coretan begitu banyak, kami cinta Bogor, Bogoh Ka Bogor, itu alasan kami melakukannya", kata Sugiarto yang sebelumnya juga ikut membersihan Jembatan Sempur di Kota Bogor dari vandalisme. (fdn/rvk)










































