"Bajing loncat ini merupakan atensi Kapolda Metro (Irjen Tito Karnavian) karena menjelang lebaran ini banyak truk pengangkut sembako yang beroperasi, sehingga hal ini menjadi salah satu fokus penindakan kami untuk menciptakan situasi kondusif menjelang lebaran terutama untuk mengamankan distribusi sembako," jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Rabu (15/7/2015).
Krishna mengatakan, tersangka ditangkap tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa. (14/7) siang di kawaasan Jakarta Utara. Basari, kata dia, merupakan salah satu DPO kepolisian atas sejumlah kasus bajing loncat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, tersangka merupakan residivis. "Dia sudah bolah-balik keluar-masuk penjara 3 kali karena berbagai kasus," imbuhnya.
Dalam catatan polisi, tersangka bersama kawan-kawannya terakhir melakukan aksi bajing loncat di wilayah Cilincing, pada tanggal 11 Juni 2015. Sebelumnya, pada tahun 2014, tersangka melakukan aksi serupa di terminal bayangan Tanah Merdeka, Cilincing, Jakarta Utara dengan kerugian 20 liter oli gardan, 1 buah velg tromol, dan 1 buah accu n70.
(mei/rvk)










































