"Kita mengingatkan dan mengecek para sopir, apabila tensi sopir tinggi maka sopir tak diperboleh kan untuk berangkat, apalagi dalam keadaan mabuk," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo kepada wartawan saat berada dilokasi, Rabu (15/7/2015).
Para sopir angkutan mudik di terminal Amplas ini terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kelengkapan surat-surat berkendara, seterusnya para sopir menjalani tes kesehatan di pos yang telah disediakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, kata Eko, selama pengecekan kesehatan terhadap sopir, belum ada sopir yang menggunakan narkoba.
Sementara itu, salah seorang sopir yang diperiksa kesehatannya, Amir mengaku setuju dan mendukung program yang dilakukan terkait hal ini demi kelancaran dan keselamatan saat diperjalanan. "Saya membawa penumpang 35 orang dengan tujuan Medan-Padang," kata Amir.
Dalam proses pengecekan kelayakan bus dan kesehatan sopir, turut hadir pula Wakil Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Sumut Kombes Pol Setyo Purwanto.
(rvk/rvk)











































