"Jadi saya sudah dapat informasi bahwa memang anak buah saya dibujuk untuk ke sana. Katanya paniteranya telepon terus menerus untuk datang bawa THR," kata OC Kaligis di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2015).
OC Kaligis menyebut bahwa dia sudah melarang anak buahnya, Yagari Bhastara Guntur alias Gerry untuk mengantarkan uang suap. Politisi NasDem itu menyebut bahwa Gerry berinisiatif sendiri memberikan uang suap, bukan atas perintahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah larang anak buah saya ke sana, tapi dia ngotot minta tiket," tegasnya.
Sementara itu, Gerry yang terlebih dahulu ditangkap KPK justru memberikan keterangan berlawan. Kepada penyidik, Gerry menyebut bahwa dia mengantarkan uang suap untuk hakim PTUN karena disuruh atasannya. (kha/aan)











































