Tengok Ribuan TKI, Nusron Wahid ke Korea Selatan

Tengok Ribuan TKI, Nusron Wahid ke Korea Selatan

Rina Atriana - detikNews
Rabu, 15 Jul 2015 10:52 WIB
Tengok Ribuan TKI, Nusron Wahid ke Korea Selatan
Foto: Rina Atriana
Seoul - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid ke Korea Selatan. Ia akan menengok ribuan TKI yang tersebar di berbagai kota.

Nusron ditemani Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Hariyadi Agah tiba di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, sekitar pukul 11.00 waktu setempat, Rabu (15/7/2015). Mantan anggota DPR RI itu disambut oleh beberapa TKI dan staf dari BNP2TKI di Korea.

Sedikitnya ada 3.900 TKI yang saat ini bekerja di Korea Selatan. Mereka di antaranya bekerja di bidang manufacture, pertanian, perikanan, dan pelayanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga bertemu Wakil Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, setibanya di Seoul. Mereka terlibat obrolan tentang nasib beberapa TKI yang memprihatinkan dan tak mendapat fasilitas layak saat bekerja.

TKI di bidang perikanan termasuk salah satu yang menjadi perhatian Nusron dan Cecep. Para TKI tersebut kerap mengadu tak mendapat hak istirahat yang sesuai karena jam kerja yang tanpa batas.

"Sebenarnya kita sudah ingin hentikan ini (pengiriman TKI di bidang perikanan). Tapi pihak Korea tetap meminta, kita harus cari jalan ke luarnya," ujar Nusron.

Cecep menambahkan, di Korea masih banyak pengangguran, namun mereka enggan bekerja di bidang perikanan tersebut. Oleh sebab itu permintaan TKI tinggi.

"Jadi ini adalah kerjaan yang orang Korea tidak mau mengerjakannya. Beberapa negara lain sudah memutuskan hubungan di bidang ini dengan Korea, tinggal kita yang belum," jelas Cecep.

Dijadwalkan Nusron dan rombongan akan mengunjungi para TKI yang bekerja di bidang perikanan sore ini. Melihat permasalahan mereka dari dekat dan mencoba mencarikan solusinya. Kamis 16 Juli, Nusron direncanakan akan bertemu dengan pihak parlemen Korea.


(rna/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini