"Kami akan lakukan penarikan kendaraan yang keluar di Pintu Tol Pejagan, supaya tujuannya tidak ada antrean di pintu tol. Karena memang volume kendaraan mulai dari pukul 03.00 WIB sudah meningkat," ucap Kasat Lantas Polres Brebes AKP Rendy Andy Julikhlas ketika dihubungi detikcom, Rabu (15/7/2015).
Selain itu, Rendy menyebut arus kendaraan dari Pejagan akan diarahkan pula ke jalur alternatif di proyek tol Pejagan-Pemalang dan akan keluar di daerah Brebes Timur. Polisi mengingatkan kembali agar berhati-hati melintas di jalur alternatif itu karena jalurnya masih berpasir dan berdebu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, polisi juga menerapkan sistem contra flow 3-1 di jalur Pantura dari Pejagan yang mengarah ke Tegal. Hal ini dilakukan karena volume kendaraan yang keluar dari Tol Pejagan akan bertemu dengan pemudik yang melintas di Pantura.
"Kami akan tarik ke Pantura dan setelah itu pakai sistem contra flow 3-1 ke arah timur. Jadi dari arah Barat ke Timur itu pakai 3 lajur dan sebalikny 1 lajur," ujar Rendy.
Strategi lainnya yang diterapkan Polres Brebes yaitu berkoordinasi dengan Polres Tegal untuk mengurai kemacetan. Rendy menyebut di Kota Tegal sendiri nantinya pemudik akan dialihkan ke beberapa jalan alternatif.
"Untuk di Tegal Kota nanti kan banyak jalan yang bercabang, jadi akan diarahkan melewati jalan-jalan itu untuk mengurai kepadatan, akan kami bagi karena banyak jalur-jalurnya," jelas Rendy.
(dhn/faj)











































