"Setahun yang lalu di periode yang sama kami berhasil menangkap setidaknya hampir 200 gepeng yang beroperasi di wilayah Jakarta Selatan," jelas Kasi Yanrehsos Dinsos Jaksel, Maria April dalam keterangannya, Rabu (15/7/2015).
Dia menjelaskan, penurunan ini dikarenakan pihak Yanrehsos terus melakukan pengamanan terhadap wilayah-wilayah yang selama ini dinilai sangat rawan akan gepeng. April juga menjelaskan operasi yang dilakukannya mampu meminimalisir jumlah gepeng di wilayah Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
April menjelaskan dari 83 gepeng yang ditangkap 19 diantaranya adalah gelandangan, 18 pengemis, 1 waria, 10 psykotik, 13 pengamen, 4 pedagang asongan, 4 orang terlantar dan 14 joki 3 in 1.
"Kesemuanya sudah kami serahkan ke panti sosial di Cipayung," pungkas April. (rni/jor)










































