Warga Depok Diminta Tak Takbir Keliling dan Perang Petasan

Hendrik R, - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 19:34 WIB
Foto: agung pambudhy
Depok - Pemkot Depok mengimbau keras supaya warga tidak melakukan konvoi takbiran di malam lebaran. Alasannya lebih memberikan kerugian karena dapat terjadi kecelakaan lalu-lintas dan dampak negatif lainnya.

Hal ini disampaikan Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail di Mapolresta Depok usai rapat Koordinasi Muspida Kapolresta Depok Kombes Pol Dwi Yono, Kodim 0508 Letkol Inf. Santoso, dan Ketua MUI Dimyati Badrunzaman, Selasa (14/7/2015). Terkait pengamanan malam takbiran, Polresta Depok menyebar 1.000 personel.

"Saat ini kami mengimbau kerasa warga  tidak melaksanakan takbir keliling. Sebaiknya berkonsentrasi di tempat ibadah saja maupun di rumah masing-masing. MUI juga mendukung tidak adanya takbir keliling,"  kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail usai melaksanakan rapat koordinasi di Mapolresta Depok.

Ketua MUI Kota Depok Dimyati Badruzaman juga memperkuat imbauan. Sebab takbir keliling berdampak negatif maka, sebaiknya takbir dilakukan di masjid, musala atau di rumah saja.

"Takbir keliling ada kaitannya dengan syiar. Namun jika ada dampak negatif lebih baik dicegah. Menolak atau mencegah yang akan membawa kerusakan itu lebih diutamakan. Namun semua itu dilihat dari situasi dan kondisinya. Diutamakan di tempat-tempat ibadah takbirannya," jelasnya.

Antisipasi Perang Petasan

Polresta Depok juga bakal bertindak tegas pada siapa saja yang mengancam dan mengganggu ketertiban umum di wilayah hukumnya.

Kapolresta Depok Kombes Pol Dwi Yono menambahkan, terkait pengamanan pada malam perayaan takbiran, 1000 lebih anggota Polri sudah disiagakan. Ada 1000 anggota yang akan disebar ke tempat yang rawan dan tempat pusat keramaian

"Ini kita sebar di sejumlah titik yang dianggap rawan. Seperti Jalan Margonda, Jalan Juanda dan Jalan Raya Bogor maupun Sawangan. Kita berharap masyarakat bisa mematuhi dan melaksanakan imbauan wali kota," sebut Kombes Pol Dwi Yono.

Terkait rumah kosong (rumsong) banyak rumah sekarang yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya karena pulang kampung halaman. Ada sekitar 20 ribu rumah yang sudah ditinggal penguninya di Depok. Kepolisian Depok siap mengamankan rumsong tersebut yang berada diberbagai komplek perumahan.

Polresta telah membangun 100 Posko Pam Ketupat Jaya 2014 di tempat rawan keamanan dan di sekitar perumahan.

"Kami ingatkan supaya warga hati-hati ketika meninggalakan rumah. Mengunci pintu dan gerbang rumah, mematikan saluran gas, listrik dan mesin air," sebut Dwi Yono. (dra/dra)