Berangkat dari depan Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat sekitar pukul 16.45 WIB, bus gandeng pabrikan Swiss tersebut berangkat menuju kawasan Juanda, Jakarta Pusat. Dirut PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih mengajak wartawan untuk menjajal dua bus yang ada.
detikcom berkesempatan mencoba bus Scania. Interior bus terbilang agak lega dibanding bus lama, membuat penumpang nyaman untuk berdiri. Diperkirakan bus bagian tengah masih terasa lega dengan jumlah penumpang hingga 120 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Kosasih menyebut, desain tiang besi untuk penumpang berpegangan bus terbarunya itu ramah untuk wanita. Artinya, tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu rendah. Sehingga, penumpang perempuan bisa berpegangan dengan mudah.
Terdapat juga tangga lipat darurat di dekat pintu tengah bus. Di dalam bus juga terpasang 6 CCTV, terpasang di bagian depan dan belakang bus menghadap luar jalan serta 4 kamera di setiap pintu penumpang dan sopir.
"Sehingga bisa ketahuan seperti apa kondisi dalam dan luar bus," terang Kosasih saat berbincang di sebuah rumah makan kawasan Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2015).
Selain itu, begitu mesin dinyalakan deru suaranya tidak terdengar nyaring seperti bus-bus lain. Begitu bus jalan, goncangan akibat gesekan antar ban dan aspal juga tidak terasa kencang.
Rencananya, bus Scania akan dioperasikan di Koridor 1 (Blok M-Kota) dan Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Untuk 5 bus yang akan dipamerkan besok, Kosasih mengatakan sementara waktu diperuntukkan bagi Koridor 1.
"Kami baru akan operasikan lima unit bus karena baru segitu yang lolos uji KIR (uji kendaraan bermotor) dari total 20 bus yang sudah datang. Tapi kami telah tetapkan deadline semua bus akan dioperasikan pada akhir Juli nanti," ujar dia.
Sedangkan untuk bus single yang beroperasi di Koridor 9 akan 'dihibahkan' ke empat koridor yang membutuhkan, seperti Koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas), Koridor 4 (Pulogadung-Dukuh Atas), Koridor 3 (Karideres-Harmoni) dan Koridor 2 (Pulogadung-Harmoni).
"Bus ini nantinya akan beroperasi di Koridor 1 dan 9. Ketika sudah masuk di koridor 9, nanti bus single dari sana akan kami pindahkan ke Koridor 6, 4, 3 dan 2 karena bus di sana sudah tua," pungkasnya.
(aws/jor)











































