Proses penilaian makalah 194 orang itu melibatkan 15 penilai independen sejak 9-10 Juli. Tim penilai ini berasal dari kalangan akademis, praktisi hingga penggiat antikorupsi.
Dari perwakilan polisi, Irjen Pol Purn Rudiard M L Tampubolon, Irjen Pol Syahrul Mamma, Kapolda Papua Irjen Yotje Mende dan Brigjen Pol Basaria Panjaitan berhasil lolos seleksi. Sedangkan dari TNI diwakilkan oleh Hendardji Soepandji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada juga wawancara khusus dengan Capim KPK dari unsur kepolisian yakni Kapolda Papua Irjen Yotje Mende. Kepada Majalah Detik, Irjen Yotje Mende berkeinginan mewujudkan sinergitas antara KPK dengan Kepolisian RI.
"Saya ingin menciptakan sinergitas KPK dan Polri, supaya bisa bekerja sama memberantas antikorupsi," ujarnya. "Ini keinginan pribadi, bukan dari Polri," kata Yotje Mende.
Seperti apa dan bagaimana visi serta misi para calon 'pendekar hukum' di Kuningan itu? Simak liputan lengkapnya di Majalah Detik edisi 189 pekan ini. (alx/erd)











































