Azan Mengantarkan Pilar Herera dari Ekuador Jadi Muslimah

Ramadan 2015

Azan Mengantarkan Pilar Herera dari Ekuador Jadi Muslimah

Kiki Larasati - Trans7 - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 15:45 WIB
Azan Mengantarkan Pilar Herera dari Ekuador Jadi Muslimah
Foto: Aditya Jakun - Trans7
Quito - Hidayah dari Allah memang bisa datang kapan dan dimana saja. Ini pula yang dialami oleh Pilar Herrera, seorang muslimah dari Ekuador.

Pilar dulu bekerja di toko parfum milik seorang muslim dari Arab. Di sana ia membaca tulisan Allah dalam bahasa arab yang tidak ia pahami maknanya. Hingga kemudian ia tertarik untuk mempelajari aksara Arab di masjid.

Saat di masjid itulah, ia mendengar nama Allah dikumandangkan melalui azan. Hati Pilar bergetar saat itu juga. Dan ia ingin memeluk Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu ada apa dengan diri saya saat mendengar suara azan. Ada perasaan aneh, sebuah sensasi spiritual yang belum saya rasakan sebelumnya. Seperti ada kilas balik kisah hidup saya sebelumnya. Saat saya sujud, saya menyerahkan diri saya pada Allah dan merasakan kebesaranNya," tutur Pilar.

Pilar sangat bangga menyandang predikat muslim dan menunjukkan identitas melalui hijabnya. Meski hal ini membutuhkan keberanian besar.

"Orangtua saya menolak mentah-mentah dan marah besar, 'Kenapa kamu pakai jilbab, sama dengan yang dipakai para pembunuh?' Mereka menyuruh saya tidak puasa ketika Ramadan. Saya mengontrol diri sendiri dan tidak merespon balik. Saya anggap angin lalu dan merasa ini adalah perubahan baik. Alhamdulillah kini ayah saya sudah melunak. Dan ia membelikan sebuah hijab untuk saya. Saya dan ibu saya masih jarang berbicara hingga kini," kisahnya.

Keberanian yang dimiliki Pilar menular ke putrinya Camila yang baru berumur 7 tahun.

(Aditya Jakun - Trans7)


"Teman-teman Camilla sering mengganggunya di sekolah karena ia memakai hijab. Jadi saya bilang kepadanya, tidak apa-apa kalau kamu mau melepas hijabmu, tidak perlu memakainya di sekolah. Camilla menangis dan bilang kepada saya, 'Bagaimana dengan Allah jika saya melepas hijab?'. Dan hingga kini Camilla tidak pernah melepas hijabnya," tuturnya.

Rasa cinta yang begitu besar pada Allah membuat Pilar mampuΒ  melewati segala rintangan karena ia yakin Allah selalu bersamanya. Suami Pilar juga telah memeluk Islam dan mereka menikah ulang secara islami 3 tahun silam.

Pilar kini mengabdikan hidupnya di masjid dan menjadi staf administrasi. Hanya satu tujuannya, agar ia bisa senantiasaΒ  dekat dengan Allah

Saksikan kisah lengkap Pilar Herrera, muslimah dari Ekuador, hanya di program "Jazirah Islam" pada Rabu 15 Juli 2015 pukul 05.15 WIB hanya di TRANS7.
Halaman 2 dari 1
(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads