Eks Bupati Kediri Sutrisno: Dinasti Atau Tidak yang Penting Bermanfaat

Fenomena Politik Dinasti

Eks Bupati Kediri Sutrisno: Dinasti Atau Tidak yang Penting Bermanfaat

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 14:48 WIB
Eks Bupati Kediri Sutrisno: Dinasti Atau Tidak yang Penting Bermanfaat
Istri pertama eks bupati sampai kini menjabat Bupati Kediri
Jakarta - Kisah politik dinasti eks Bupati Kediri Sutrisno jadi perbincangan setiap menjelang Pilkada. Lima tahun lalu dua istrinya maju menjadi calon bupati, kini istri dan orang dekatnya kabarnya akan maju juga. Rupanya bagi sang 'raja' dinasti politik sah-sah saja.

"Jadi dinasti atau bukan yang penting bermanfaat bagi masyarakat. Kalau memang jelek ya semoga Tuhan nggak usah diberi pintu itu. Kok malah morat-marit sih, hidup bukan di situ saja," kata Sutrisno saat berbincang dengan detikcom di Kediri, Selasa (14/7/2015).

"Jadi kita rasional saja, bahwa kalau memang baik untuk masyarakat untuk umat ya semoga Tuhan memberikan pintu, lho saya sendiri berdoa begitu," lanjutnya.

Sutrisno yakin kalau memang Tuhan tak menghendaki dinasti politiknya bertahta maka istrinya tak akan terpilih jadi bupati seperti saat ini. Namun demikian nyatanya istri pertamanya, Hariyanti, terpilih di Pilkada tahun 2010 silam dan kini bakal maju kembali.

"Jadi kalau memang hal itu justru menjadikan kita sekeluarga malah masuk neraka malah morat-marit ya semoga Tuhan tidak menjadikan, nah itu kan enak tho," katanya.

Sutrisno lantas memaparkan kegiatan rutinnya salat malam pindah dari satu masjid ke masjid lainnya. Setiap malam ribuan orang mengikutinya salat tahajud.

"Bagi saya bisa ngajak orang tahajud, bisa 500 orang atau 1000, awalnya tidak pernah tahajud tapi kemudian merasakan tahajud satu jam lebih tengah malam sebelum subuh," paparnya.

"Ya tentunya saya diciptakan Tuhan entengan itu kan bukan karena saya orang baik bukan karena saya orang bersih. Saya entengan ngajak orang salat tapi tentunya Allah SWT punya pertimbangan sendiri membuat saya jadi entengan," ujar Sutrisno kembali membanggakan dirinya.

Dia kemudian menyudahi ceritanya dengan mengungkap kisah hidupnya yang selalu mengajak orang beribadah. "Misalnya saya itu diminta kalau manusia itu bisa memilih misalnya ditanya kamu mau pilih jadi pejabat atau orang bisa tapi bisa ngajak salat saya pilih orang ngajak salat. Demi Allah, ini puasa. Kalau suruh milih saya lebih milih mendekat dengan Tuhan," pungkasnya. (van/try)


Berita Terkait