Belum Deal dengan Romi, Kubu Djan Pesimistis PPP Ikut Pilkada Serentak

Belum Deal dengan Romi, Kubu Djan Pesimistis PPP Ikut Pilkada Serentak

Ferdinan - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 12:55 WIB
Belum Deal dengan Romi, Kubu Djan Pesimistis PPP Ikut Pilkada Serentak
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Bila Golkar menemui kesepakatan terkait Pilkada serentak, tidak demikian dengan PPP. Partai yang juga masih memiliki dua kepengurusan ini kesulitan menemui kata islah khusus untuk Pilkada pada 9 Desember 2015.

Sekjen PPP kepengurusan Djan Faridz, Dimyati Natakusumah, mengatakan komunikasi dengan kepengurusan Romahurmuziy sudah dilakukan. Namun hasilnya mentok.

"Dibahas semalam dalam pertemuan di rumah wapres dan ada kesepakatan yang ditandatangani. Semua setuju termasuk saya tapi Romy belum mau meneken," kata Dimyati saat dihubungi, Selasa (14/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi Dimyati menunjukkan sikap pesimistis kesepakatan mengajukan satu nama calon kepala daerah bisa dilakukan dua kepengurusan. Dia menyatakan pembahasan lanjutan akan berjalan sulit. Padahal pendaftaran bakal pasangan calon untuk Pilkada dibuka pada 26-28 Juli.

"Sepertinya sulit ya komunikasinya bila situasi dan kondisinya seperti itu yang ingin menang sendiri saat musyawarah mufakat," tutur Dimyati.

Sekjen Golkar hasil Munas Bali Idrus Marham sebelumnya menyatakan optimis kesepakatan untuk Pilkada serentak dengan kepengurusan Agung Laksono bisa terealisasi.

"Malam ini konsinyering untuk meng-clearkan itu. Saya punya keyakinan nama-namaya pasti lebih banyak sama karena untuk kebutuhan bersama dan Golkar juga," kata Idrus terpisah.

Karena itu dua kepengurusan tidak boleh mengklaim paling berhak menentukan calon meski PT TUN sudah menerima banding dengan hasil mengesahkan kepengurusan Agung.

"Nggak ada yang bisa klaim satu pihak saja yang teken. Itu disepakati bersama juga berdasar pertemuan semalam di kediaman Pak JK," ujarnya.

(fdn/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads