"Nanti sore (ular) mau saya buang ke kali," kata Dicky kepada detikcom, Selasa (14/7/2015). Mengenai lokasi pembuangan, Dicky akan mencari kali yang agak jauh dari tempat tinggalnya agar tak kembali lagi.
Saat ini ular tersebut masih disimpan di dalam toples, tanpa diberi makanan. "Saya tidak tahu juga makanannya apa," tambah Dicky.
Dia mengaku selama ini di rumah maupun desa tempat tinggalnya jarang ditemukan ular. Kalau pun ada hanya hewan kecil biasa seperti cacing atau serangga.
Namun pagi tadi, Dicky menemukan seekor ular berkaki empat. Ular berwarna hitam dengan panjang sekitar 15 sentimeter ditemukan di lantai ruang tamu pagi tadi selepas Subuh.
"(Ular) saya temukan tadi pagi habis Subuh, ukurannya kecil sejengkal. Awalnya saya kira cacing, pas mau dibuang dilihat-lihat kok ada kakinya lalu saya simpan di toples," kata Dicky.
Penasaran dengan wujud ular tersebut, Dicky kemudian bertanya kepada tetangga. Sejumlah tetangga Dicky menyebut bahwa itu adalah kadal. (erd/ndr)











































