"Laju kendaraan di depan kita sekarang (siang) ini 60 kilometer perjam. Kencang sekali," ujar kata Wadirlantas Polda Jabar AKBP Prahoro Tri Wahyono saat dihubungi detikcom, Selasa (14/7/2015).
Prahoro membandingkan arus lalu lintas sepanjang Nagreg pada H-7 hingga H-4 kemarin dengan kondisi tahun lalu terjadi perubahan drastis. Pada 2014 dengan waktu sama, kata Prahoro, polisi sibuk mengatur arus kendaraan yang melewati Nagreg dengan menerapkan pola buka tutup dan one way untuk mengurai kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi lengang di jalur selatan tersebut, menurut Prahoro, lantaran sudah beroperasinya Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Kendaraan roda empat banyak melewati Cipali ketimbang harus melalui jalur selatan untuk menuju Jawa Tengah. "Jalur selatan kini sudah menjadi alternatif pilihan bagi pemudik," katanya.
Meski situasi Nagreg dari arah Tasikmalaya dan Garut ke Bandung nampak lengang, serta arah sebaliknya terpantau ramai lancar, Prahoro meminta pengendara yang melintasi jalur selatan agar tetap memerhatikan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas. "Mohon perhatikan juga kontur jalan di jalur selatan yang menanjak dan menikung. Jadi tetap hati-hati dan waspada," ucap Prahoro. (bbn/dra)











































