Rhoma Irama yang pernah membela PPP dan PKB itu kini mendirikan partai sendiri. Pelantun lagu dangdut 'begadang' itu memberi nama partainya Partai Idaman (Islam, Damai, Aman). Tak main-main, Rhoma langsung mendeklarasikan diri jadi ketuanya.
Logo partai berbentuk tanda cinta yang dibuat dari kedua buah tangan, tak berlebihan jika partai ini disebut partai cinta. Beberapa orang juga berseloroh partai ini seperti 'partai dangdut' karena diketuai oleh sang raja dangdut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan konsisi bangsa ini, kami sepakat mendirikan Partai Idaman, Partai Islam Damai dan Aman," ucap Rhoma saat memberikan sambutan deklarasi di restoran Raden Bahari, Mampang Prapatan, Jaksel, Sabtu (11/7/2015).
"Dengan Islam Damai Aman, Insya Allah kita akan bangkitkan umat Islam untuk mengangkat kepala menunjukkan jati dirinya kepada Indonesia dan dunia international," tambahnya.
Setelah sambutan Rhoma kemudian meneken surat sebagai simbol diresmikannya Partai Idaman. Rhoma pun sesumbar partai barunya itu bakal banyak bicara di Pemilu 2019 mendatang. Namun sampai kini Rhoma tak menarget apapun di Pilkada, dia menegaskan partainya hanya akan menjadi partai pendukung.
=========
Ketua Umum Partai Idaman (Islam, Damai, Aman), Rhoma Irama mengatakan pertainya belum dapat ikut serta dalam pilkada serentak. Namun, sang raja dangdut ini sesumbar di Pemilu 2019, Partai Idaman mampu bersaing dengan partai lainnya.
"Kita akan menguatkan struktur, tentu kita akan bicara lebih banyak (pemilu 2019)," ujar Rhoma di restoran Raden Bahari, Mampang Prapatan, Jaksel, Sabtu (11/7/2015).
Rhoma menjelaskan, untuk saat ini dia akan fokus mensosialisasikan partainya kepada masyarakat. "Terpenting Indonesia tahu bahwa Partai Idaman telah lahir," tegasnya.
Rhoma mengklaim kader-kader di 34 provinsi sudah siap untuk berjuang membangun partai berlambang hati ini. Menurutnya, 75 persen kader di kabupaten dan kota sudah dipersiapkan.
"Untuk Kabupaten kota 75 persen sudah dipersiapkan. Dan yang disiapkan untuk kecamatan dan desa," ungkapnya.
Sosok yang terkenal lewat ucapan 'terlalu' ini menjamin Partai Idaman mampu berdiri dan menghimpun kader untuk bersaing di Pemilu 2019.
"Kita harus berjuang keras untuk partai Islam. Kita bentuk partai heterogen, bukan homogan. Kepengurusan partai harus mencerminkan Islam," tutupnya. (van/try)











































